Wordpress Super Cache
Setelah beberapa minggu mencari cara bagaimana mengatasi bandwidth limit exceeded, pada akhirnya ditemukan metode sederhana yang langsung terasa khasiatnya (dengan beberapa persyaratan). Ini bukan bicara tentang WP-Super cache plugin yang sering dikenal tetapi menggunakan trik cache redirection (cache berada di lokasi lain).
Penjelasan sederhananya sebagai berikut, setiap kali user mengakses url tertentu dari website, maka akan di-redirect ke website coralcdn.org . Website ini akan menyimpan setiap halaman yang baru saja dibuka dari suatu alamat website tertentu (sebelumnya harus ada konektifitas di antara keduanya menggunakan plugin). Anggaplah anda memiliki domain http://yourdomain.com. Siapa saja yang membuka domain ini akan menuju (di-redirect) ke website CORAL CDN (CDN – Content Distribution Network) yang akan menghadirkan salinan dari domain yang bersangkutan dengan sedikit penambahan link yaitu http://yourdomain.nyud.net:8080/.
Pengunjung tidak perlu memikirkan kode tambahan link dari website yang sedang di-redirect (karena mengalami overload). Segera setelah pengunjung mengetikkan alamat website seperti biasanya (tanpa perlu menambahkan kode coralizeURL), maka secara otomatis menuju link yang merupakan cache (salinan) dari alamat website yang bersangkutan. Jadi keseluruhan (link) alamat akses website tidak berubah. Perubahan hanya terjadi setelah halaman ditampilkan, akan terlihat di bagian URL Address tambahan kode coralized URL (nyud.net). Ini memberikan penghematan bandwidth yang cukup berarti.
Sayangnya ini cukup mudah dilakukan di wordpress, sedangkan di website cms lain seperti joomla dan sebagainya seharusnya juga bisa dilakukan (dengan menambahkan di bagian hostname coralizeURL code – “.nyud.net”), tetapi ini di luar pengalaman saya. Jadi mencoba hal ini berhati-hatilah dan sebaiknya backup terlebih dahulu keseluruhan data di website anda.
More info on Google, search for these keywords: “CDN – Content Delivery (Distribution) Network”
Cache akan di-refresh setiap 12 jam, jadi ada penghematan bandwidth selama 12 jam/hari. Dari pengamatan diketahui bahwa untuk update plugin dapat segera dilihat perubahan fungsinya. Use at your own risk !
Satu lagi yang perlu diketahui yaitu penghematan bandwidth (menggunakan cache redirection – coralcdn) harus dilakukan pada saat yang tepat (ketika masih ada sisa bandwidth yang dalam proses penghematan diperkirakan cukup untuk sampai akhir bulan). Kalau terlambat dalam melakukan penghematan (dimana sisa bandwidth sedemikian sedikit sekali sekitar dibawah 30% atau lebih kecil lagi – sekedar perkiraan), maka boleh jadi masih akan terkena bandwidth limit exceeded.
Dalam uji website ini, pencegahan dari bandwidth limit exceeded baru diketahui ketika jumlah sisa bandwidth telah agak menipis, sehingga kemungkinan pencegahan (dengan mengalihkan lintas data melalui cache redirection ke coralcdn.org) boleh jadi dianggap terlambat. Keterlambatan ini memungkinkan blog seremonia.net overloaded (macet). Kesulitan berinteraksi melalui comment &/ vote juga dapat terjadi sebagai akibat dari proses cache redirection.
Are you tired of clicking on some link from a web portal, only to find that the website is temporarily off-line because thousands or millions of other users are also trying to access it? Does your network have a really low-bandwidth connection, such that everyone, even accessing the same web pages, suffers from slow downloads? Have you ever run a website, only to find that suddenly you get hit with a spike of thousands of requests, overloading your server and possibly causing high monthly bills? If so, CoralCDN might be your free solution for these problems!
Berikut ini linknya: Coral CDN (Official Website)
Coralize for Wordpress (Plugin)
Related posts:



flash-player said,
July 8, 2009 at 4:23 am
Hmm. Is it true?
seremonia [to Robinson] said,
July 8, 2009 at 9:16 pm
According to my experience, yes. I often use it on my blog at http://seremonia.net . It saves (gives you an efficiency) your bandwidth about half of yours, but with several limitation. Why ? Because every 12 hours, coral cdn will refresh (update) its backup to always send latest content on your site. So if you use it while your bandwidth at the same level as critical point, it will not help.
(TotBandwidth)/(DailyBandwidthAverageUsage) = (PossibleDays)
(TotDaysMonth)-(PossibleDays) = (CriticalDays)
((DailyBandwidthAverageUsage)/2)*(CriticalDays) = (AmountBandwidthforCriticalDaysUsingCORALCDN)
IF (TotBandwidth)-((DailyBandwidthAverageUsage)*(CurrentDate)) = (AmountBandwidthforCriticalDaysUsingCORALCDN)
THEN You are exactly at the critical point. I will activate CoralCDN before (almost close to) this critical point (USING PANIC MODE !)
For example,
- You have monthly bandwidth = 3 GB (TotBandwidth)
- Your Daily Bandwidth (average usage) = 200 MB (DailyBandwidthAverageUsage)
- THEN: (TotBandwidth)/(DailyBandwidthAverageUsage) = 15 Days (PossibleDays) for you to maintain your publicity on your related website.
- THEN: for 31 days of specific month = (TotDaysMonth=31)-(PossibleDays=15) = 16 days (CriticalDays).
These are days you should save on the rest of your specific month.
- THEN: ((DailyBandwidthAverageUsage=200 MB)/2)*(CriticalDays=16) = 1,6 GB (AmountBandwidthforCriticalDaysUsingCORALCDN),
It’s the amount of bandwidth you should get to maintain publicity for the rest of the days of the specific month by activating CORALCDN
IF (TotBandwidth=3 GB)-((DailyBandwidthAverageUsage=200 MB)*(CurrentDate=07)) = (AmountBandwidthforCriticalDaysUsingCORALCDN=1,6 GB)
THEN You are exactly at the critical point (At day 7). I will activate CoralCDN before (almost close to) this critical point (at day 4, 5 or 6) – USING PANIC MODE !
You must check for “current date” and insert it on calculation to find out whether you are close enough to a critical point or not.
OR YOU CAN GET DIRECTLY THE CRITICAL POINT BY USING THIS: ((TotBandwidth=3 GB)-(AmountBandwidthforCriticalDaysUsingCORALCDN=1,6 GB))/(DailyBandwidthAverageUsage=200 MB) = (CriticalPoint=07) = (CurrentDate=07) THEN You are exactly at the critical point (At day 7). I will activate CoralCDN before (almost close to) this critical point (at day 4, 5 or 6) – USING PANIC MODE !
While you are activating Coral-CDN, your readers cannot send their comments to your blog or vote for anything …, but my own rss and others (iframe seemed not affected – running smoothly).
These all calculations are approximation. Thank you.
Pemburu Rupiah said,
August 22, 2009 at 5:45 pm
salam kenal dari saya leston admin http://www.pembururupiah.com. Aku minta bantuannya dong web saya sedang banwich limetid exceeded uda 2 hari padahal aku uda tambah menjadi 7500MB. mungkin ada solusi baik dan cepat selain menambah banwich lagi. Mohon dibalas via email ke leston.erwin@yahoo.com
seremonia [to Erwin] said,
August 23, 2009 at 2:19 am
Saya kurang memahami apakah anda menggunakan joomla, wordpress atau pemrograman lainnya untuk membuat website. Jika menggunakan wordpress, penjelasannya telah saya uraikan di artikel ini. Namun untuk joomla atau web builder jenis lainnya, mohon maaf … saya kurang memahami, di kemudian hari mungkin ini menjadi perhatian saya.
Sekedar memberikan masukan. Secara mendasar, setelah anda mengalami bandwidth limit exceeded dan tidak menginginkan menambah bandwidth, maka mau tidak mau harus menunggu awal bulan depan untuk memulihkan jatah bandwidth.
Segera setelah anda memasuki awal bulan, dan bandwidth pulih, lakukanlah backup data seluruhnya. Sementara ini beberapa hal mungkin dapat dipersiapkan.
UNTUK JOOMLA:
1. Anda dapat membuat domain gratis di co.cc
2. Anda cari di search engine dengan kata kunci “hosting gratis”
3. Domain gratis yang dijadikan website cadangan (jika website utama mati) dapat dibuat menggunakan hosting gratis
* Hal tehnis seputar pelaksanaan ini dapat anda pelajari sendiri
JIKA WORDPRESS:
- Install plugin untuk coralCDN sebagaimana termuat di artikel ini, lalu pilihlah “PANIC MODE”. Beberapa pembatasan fungsi setelah dilakukan coralizing telah dijelaskan di artikel ini juga
Atau CARA TERMUDAH (Mungkin):
1. Pastikan anda menguasai pembuatan blog menggunakan Wordpress, Blog dari Google atau sejenisnya yang anda kuasai.
2. Buatlah isi dari blog tersebut semirip mungkin atau paling tidak memiliki pembahasan mendasar serta fungsi utama yang sama dengan website asli (utama) anda.
3. Seringlah lakukan pengecekan melalui Control Panel Di Web Server anda, apakah bandwidth hampir habis. Jika memang hampir habis, lakukanlah “redirect”, sehingga setiap kali pengunjung menuju ke alamat website asli, akan segera di redirect (di alihkan) ke alamat mirror (bayangan – cadangan) yang dibuat menggunakan Wordpress atau sejenisnya. Sebagai contoh, website asli saya adalah http://seremonia.net , dan website mirror saya ada di alamat ini seremonia.wordpress.com
* Ini adalah antisipasi dengan pemahaman tehnis paling mudah sejauh saya ketahui. Cara lain terasa membutuhkan penguasaan tehnis lebih dari cara ini (berbeda sesuai keahlian pribadi)
* Untuk Wordpress tidak menerima publikasi – iklan, sedangkan Blogspot dari Google dapat menerima iklan (bisa untuk tujuan komersial), atau mungkin ada pilihan lain
Perlu diingatkan lagi, lakukan backup data, dan inipun hanya solusi sementara mengatasi server down. Selamat, sukses selalu untuk anda, semoga penjelasan saya memadai